of 9

Laporan Pendahuluan Tuberkulosis Di Ruang Dahlia 3 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (Minggu Ke-2 Stase KMB)

Published on 2 weeks ago | Categories: Documents | Downloads: 0 | Comments: 0

Comments

Content

 

LAPORAN PENDAHULUAN TUBERKULOSIS Di Ruang Dahlia 3 RSUP Dr. Sardjito Yoga!arta "#inggu K$%& Sta'$ K#B(

Tugas Mandiri Stase Praktek Keperawatan Dasar 

Disusun oleh : Pratiwi Wulan Dhari. R  10/3033/K!/1"0"

PRO)RA# STUDI IL#U KEPERA*ATAN +AKULTAS KEDOKTERAN UNI,ERSITAS )AD-AH #ADA YO)YAKARTA &/0

 

I.

KONSEP TU TUBERKULOSIS A. PEN)ERTIAN

Tu#e Tu #erk rkul ulos osis is $eru $erupa paka kan n pe pen% n%aki akitt in in&ek &eksi si %a %ang ng di dise se#a #a#k #kan an ol oleh eh M%'o#a'teri M%'o #a'teriu$ u$ tu#er'ulosi tu#er'ulosis. s. Ku$an Ku$an #atang tanhan asa$ ini dapat $erupa $eru paka kan n or orga gani nis$ s$ee pa pato toge gen n $aup $aupun un sapro sapro&it &it.. (da #e #e#e #erap rapaa $ikro#akteria patogen ) tettapi han%a strain #o*in dan hu$an %ang  patogenik terhadap $anusia. +asil tu#erkel ini #erukuran 0)3 ,  sa$pai " -$) ukuran ini le#ih ke'il dari satu sel darah $erah S%l*ia (. Pri'e Pri'e  Wilson ilson)0 )00 0. Tu Tu#erku #erkulosis losis T+ paru adalah pen%akit pen%akit in&eks in& eksii %ang %ang dise#a dise#a#ka #kan n oleh oleh M%'o# M%'o#a'te a'teriu riu$ $ tu#er' tu#er'ulo ulosis sis den dengan gan ge2a ge2ala la

%an ang g

Tu#erk #erkul ulos osis is

sa san ngat gat T T+ +

#er er* *ar aria iasi si ad adal alah ah

(rie (rie&&

pe pen% n%ak akit it

Mans Mans2o 2oer er))

in in&e &eks ksiu ius) s)

dkk kk))

%an ang g

00 00 . te teru ruta ta$a $a

$en%erang parenki$ paru. S$eler  +are) 00. B. ETIOLO)I

Pen%e# e#aa#n%a

adalah

ku$an

$i'roorganis$e s$e

%aitu itu

#asil sil

$%'o#a'teriu$ tu#er'ulosis tipe hu$anus dengan ukuran pan2ang 1 4  " u$ dan te#al 1)3 4 0) u$) ter$asuk golongan #akteri aero# gra$  positi& serta tahan asa$ atau #asil tahan asa$ dan le#ih tahan terhadap ter hadap ganggu gan gguan an ki$ia ki$ia dan &isik karena karena se#agi se#agian an #esar #esar ku$an ku$an terdir terdirii atas asa$ le$ak le$ak lipid lipid.. lainn% lainn%a) a) sehingg sehinggaa #agian #agian apikal apikal ini $erupa $erupakan kan te$pat

predileksi

pen%akit

tu#erkulosis.

Tu#er'ulosis ini ditularkan dari orang ke orang oleh tras$isi $elalui udara. 5ndi*idu %ang terin&eksi) $elalui #i'ara) #atuk) #ersin) tertawa atau #ern%an%i) $elepaskan droplet #esar le#ih #esar dari 100 u dan ke'il 1 sa$pai 6u. droplet %ang #esar $enetap) se$entara droplet ke'il tertahan di udara dan terhirup oleh indi*idu %ang rentan. 1. #ANI+ESTASI KLINIS 1. 7e2ala !$u$

8

+atuk terus $enerus dan #erdahak 3 tiga $inggu atau le#ih.

8

Merupak Meru pakan an proses proses in&eks in&eksii %ang %ang dilaku dilakukan kan M%'o# M%'o#a'te a'teriu$ riu$ Tu#erkulosis

%ang

$en%e#a#kan lesi pada 2aringan parenki$ paru. . 7e2ala lain %ang sering di2u$pai a.

Dahak #er'a$pur darah Darah Da rah #e #era rasal sal da dari ri pe perd rdar arah ahan an da dari ri sa salu lura ran n na napa pass #a #awa wah) h) sedangkan dahak adalah hasil dari $e$#ran su#$ukosa %ang teruss $e$pro teru $e$produk duksi si sputu$ sputu$ untuk untuk #erusa #erusaha ha $engelu $engeluark arkan an  #enda asing.

 

 #. +atuk darah

Ter er2ad 2adii aki#at aki#at perdar perdaraha ahan n dari dari saluran saluran napas napas #awah) #awah) aki#at aki#at ir irit itas asii kare karena na pr pros oses es #a #atu tuk k da dan n in in&e &eks ksii M%'o M%'o#a #a't 'ter eriu iu$ $ Tu#erkulosis. '.

Sesak napas dan n%eri dada Sesak napas diaki#atkan karena #erkurangn%a luas lapang paru aki#at aki #at terin& terin&eks eksii M%'o# M%'o#a'te a'teriu$ riu$ Tu#er Tu#erkul kulosi osis) s) serta serta aki#at aki#at teraku$ulasin%a sekret pada saluran pernapasan.  9%eri dada ti$#ul aki#at lesi %ang diaki#atkan oleh in&eksi  #akteri) serta n%eri dada 2uga dapat $engaki#atkan sesak napas.

d. +ad +adan an le$ah) le$ah) na&su na&su $akan $akan $enuru $enurun) n) #erat #erat #adan #adan $enur $enurun) un)

rasa kurang enak #adan $alaise) #erkeringat $ala$ walau tanpa kegiatan) de$a$ $eriang le#ih dari se#ulan. Merupakan ge2ala %ang #erurutan ter2adi) aki#at #atuk %ang terus $enerus $engaki#atkan kele$ahan) serta na&su $akan  #erkurang) sehingga #erat #adan 2uga $enurun) karena kelelahan kelela han serta in&eksi $engaki#at $engaki#atkan kan kurang kurang enak #adan dan de$a$ de$ a$ $erian $eriang) g) karena karena $eta#o $eta#olis$ lis$ee tingg tinggii aki#at aki#at pasien pasien  #erusaha #ernapas 'epat $engaki#atkan #erkeringat pada $ala$ hari. (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia, 2006) D. PATO+ISIOLO)I

 

E. PE#ERIKSAAN PENUN-AN)

1. Pe$eriksaan a#oratoriu$ a.

Kultur Kul tur Sputu Sputu$ $ : Positi Positi&& untuk untuk M%'o# M%'o#a'te a'teriu riu$ $ tu#er' tu#er'ulo ulosis sis  pada tahap akti& pen%akit

 #. ;iehl89eelsen pe$akaian asa$ 'epat pada gelas ka'a untuk 

usapan 'airan darah : Positi& untuk #asil asa$8'epat. '.

Tes kulit Mantou,) potongan <oll$er : Reaksi positi& area indura ind urasi si 10 $$ atau le#ih #esar #esar)) ter2adi ter2adi "=8> "=8> 2a$ setelah setelah in2eksi intrad'r$al antigen $enun2ukkan in&eksi $asa lalu dan ad adan an% %a an anti ti#o #odi di teta tetapi pi tida tidak k se'ar se'araa #e #erar rarti ti $enu $enun2 n2uk ukka kan n

 

 pen%akit akti&. Reaksi #er$akna pada pasien %ang se'ara klinik  sakit #erarti #ahwa T+ akti& tidak dapat diturunkan atau in&eksi dise#a#kan oleh $iko#akteriu$ %ang #er#eda. d. (ne$ia #ila pen%akit #er2alan $enahun e.

eukosit ringan dengan predo$inasi li$&osit

&.

?D ? D $eni $ening ngka katt teru teruta$ ta$aa pa pada da &ase &ase ak akut ut u$u$ u$u$n% n%aa ni nila laii terse#ut ke$#ali nor$al pada tahap pen%e$#uhan.

g. 7D( : $ungkin a#nor$al) tergantung lokasi) #erat dan sisa

kerusakan paru. h. +iopsi 2aru$ pada 2aringan paru : Positi& untuk granulo$a [email protected]

adan%a sel raksasa $enun2ukkan nekrosis. i.

?lek ?lektr trol olit it : Dapa Dapatt tak tak no nor$ r$al al te terg rgan antu tung ng pa pada da lo loka kasi si da dan n  #eratn%a in&[email protected] 'ontoh hiponatre$ia dise#a#kan oleh tak  nor$aln%a retensi air dapat dite$ukan pada T+ paru kronis luas.

. Pe$eriksaan RadiologisAoto thorak : Dapat $enun2ukkan in&iltrasi

lesi lesi awal awal pa pada da area area pa paru ru at atas) as) si$p si$pana anan n ka kalsi lsiu$ u$ le lesi si se se$# $#uh uh  pri$er) atau e&&usi 'airan. Peru#ahan $enun2ukkan le#ih luas T+ dapat ter$asuk rongga) area &i#rosa. +. PENAT PENATALAKSANAAN ALAKSANAAN #EDIS

Panduan B(T dan peruntukann%a: 1. Kategori 81 CR;? / "C3R3

Di#erikan untuk pasien #aru a.

Pasien #arui T+ paru +T( positi& 

 #. Pasien T+ paru +T( negati& thorak positi& 

Pasien T+ ekstra paru . Kategori 4  CR;?S / CR;? / 6C3R3?3 '.

Di#erikan untuk pasien +T( positi& %ang telah dio#ati se#elu$n%a a.

Pasien ka$#uh

 #. Pasien gagal '.

Pasien dengan pengo#atan 3 tahun terputus  De&ault

3. B(T sisipan CR;?

Paket sisipan KDT adalah sa$a seperti panduan paket untuk taha kategori 81 %ang di#erikan sela$a se#ulan  = hari enis dan dosis o#at B(T B(T 1. 5soniasid C

 

B#at B# at ini ini sa sang ngat at e& e&ek ekti ti&& te terh rhad adap ap ku ku$a $an n da dala la$ $ ke kead adaa aan n $eta#oli' akti&. Dosis harian %ang dian2urkan 6 $g / kg ++) sedan sed angk gkan an un untu tuk k pe peng ngo# o#at atan an in inte ter$ r$it iten en 3 E se$in se$ingg gggu gu di#erikan dengan dosis 10 $g / kg ++. . Ri&a$isin R

Dapat Dap at $e$#u $e$#unun nunuh uh ku$an ku$an se$i se$i dor$an dor$an %a %ang ng tidak tidak dapat dapat di#unuh di#u nuh isoniasid. isoniasid. Dosis 10 $g / kg ++ di#erikan di#erikan sa$a untuk   pengo#atan harian $aupun inter$iten 3 E se$inggu. se$inggu. 3. Pirasina$id ;

Dapa Da patt $e$# $e$#un unuh uh ku ku$a $an n %a %ang ng #e #era rada da da dala$ la$ sel de deng ngan an suas suasan anaa as asa$ a$.. Dosi Dosiss ha hari rian an di dian an2u 2urk rkan an 6 $g / kg ++) ++) sedangkan untuk pengo#atan inter$iten 3 E se$inggu ". Strepto$isin S

Dosis harian dian2urkan 16 $g / kg ++) sedeangkan untuk   pengo#atan inter$iten 3 E se$inggu di#erikan dengan dosis %ang sa$a. Penderita #eru$ur sa$pai 0 tahun dosisn%a 0)>6 gr/ hari. Sedangkan untuk #eru$ur 0 th atau le#ih di#erikan 0)60 gr/ hari. (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia, 2006)   II II..

KONS KONSEP EP ASUHA SUHAN N KEPE KEPERA RA* *ATAN A. PEN)KA-IAN

Pengu$pulan Data +iodata identitas klien dan penanggung 2awa# /. Id$ntita' Kli$n

Dika2i na$a) 2enis kela$in) aga$a) ala$at) suku #angsa) peker2aan dan lain8lain. &. Id$ntita' 2$nanggung jaa4 Dika2i na$a) ala$at) peker2aan dan hu#ungan dengan klien. 3. Riaat K$'$hatan

a.

Keluhan !ta$a Men2elaskan keluhan %ang paling dirasakan oleh klien saat ini

 #. Riwa%at Kesehatan Sekarang

Men2elaskan uraian kronologis sakit klien sekarang sa$pai klien di#a di#awa wa ke RS) RS) dita dita$# $#ah ah de deng ngan an ke kelu luha han n kl klien ien saat saat in inii %a %ang ng diuraikan dala$ konsep PFRST P : Palitati& /Pro*okati& 

 

(pakah %ang $en%e#a#kan ge2ala) apa %ang dapat $e$per#erat dan $engurangin%a F : Fualitati& /Fuantitati&  +agai$ana +aga i$ana ge2ala dirasakan) dirasakan) na$pak na$pak atau terdengar) terdengar) se2auh$ana se2auh$ana $erasakann%a sekarang R : Region Di$ana ge2ala terasa) apakah $en%e#ar S : Skala Se#erapakah keparahan dirasakan dengan skala 1 s/d 10 T : Ti$e Kapan ge2ala $ulai ti$#ul) #erapa sering ge2ala terasa) apakah ti#a8ti#a atau #ertahap '.

Riwa%at Kesehatan Dahulu Mengi Me ngiden denti&i ti&ikas kasii riwa% riwa%at at keseha kesehatan tan %a %ang ng $e$ilik $e$ilikii hu hu#un #ungan gan dengan atau $e$per#erat keadaan pen%akit %ang sedang diderita klien saat ini. Ter$asuk &aktor predisposisi pen%akit dan ada waktu  proses se$#uh

d. Riwa%at Kesehatan Keluarga

Mengidenti&ikasi apakah di keluarga klien ada riwa%at pen%akit turunan atau riwa%at pen%akit $enular e.

Pola (kti*itas Sehari8hari Me$#anding Me$# andingkan kan pola akti&itas keseharian keseharian klien antara se#elu$ sakit dan saat sakit) untuk $engidenti& $engidenti&ikasi ikasi apakah ada peru#ahan peru#ahan  pola pe$enuhan atau tidak

5. P$6$ri!'aan +i'i! 

Aokus pada struktur dan peru#ahan &ungsi %ang ter2adi dengan tehnik   pe$eriksaan %ang digunakan Head digunakan Head to To Toee %ang di diaw awal alii de deng ngan an o#ser*asi keadaan u$u$ klien. Dan $enggunakan pedo$an " langkah %aitu 5nspeksi) Palpasi) Perkusi) Per kusi) (uskultasi (uskultasi 0. Data P'i!ologi'

+erisi +e risi tentan tentang g status status e$osi e$osi klien) klien) ke'e$a ke'e$asan san)) pola pola koping koping)) ga%a ga%a ko$unikasi) dan konsep diri 7. Data So'ial

+er +erisi isi hu hu#u #ung ngan an da dan n po pola la in inte tera raks ksii kl klie ien n da dala$ la$ ke kelu luar arga ga da dan n $as%arakat 8. Data S2iritual

Mengid Men gident enti&i i&ikasi kasi tentan tentang g ke%akin ke%akinan an hidup) hidup) opti$i opti$is$e s$e terhad terhadap ap kese$#uhan pen%akit) gangguan dala$ $elaksanakan i#adah

 

9. Data P$nunjang

+erisi tentang se$ua prosedur diagnostik dan laporan la#oratoriu$ %ang %ang di2alan di2alanii klien) klien) dituli dituliska skan n hasil hasil pe$eri pe$eriksaa ksaan n dan nilai nilai nor$al nor$al)) dituliskan han%a 3 kali pe$eriksaan terakhir se'ara #erturut8turut. +ila hasiln%a &luktuati&) #uat keterangan se'ara narati& :. Progra6 dan R$n;ana P$ngo4atan

+erisi tentang progra$ pengo#atan %ang sedang di2alani dan %ang akan di2alani oleh klien

B. DIA)NOSA KEPERA*ATAN YAN) #UN)KIN #UN1UL

1.  +ersihan 2alan napas tidak e&ekti& #erhu#ungan dengan sekret kental atau sekret darah) kele$ahan) upa%a #atuk #uruk) ede$a trakeal/&aringeal. .  7a 7ang nggu guan an pe pertu rtuka kara ran n ga gass #e #erh rhu# u#un unga gan n de deng ngan an #e #erk rkur uran angn gn%a %a ke kee&e e&ekt kti& i&an an  per$ukaan paru) atelektasis) kerusakan $e$#ran al*eolar kapiler) sekret %ang kental) ede$a #ron'hial. 3.  Per Peru#a u#ahan han ke#utu ke#utuhan han nutris nutrisi) i) kurang kurang dari dari ke#utu ke#utuhan han #erhu# #erhu#ung ungan an dengan dengan:: Kelelahan) Kelela han) +atuk %ang sering) sering) adan%a adan%a produksi produksi sputu$) sputu$) Dispnea) Dispnea) (noreksia) (noreksia) Penurunan ke$a$puan &inansial. 1.  PEREN1ANAAN

1.  +ersihan 2alan napas tidak e&ekti& #erhu#ungan dengan sekret kental atau sekret darah) kele$ahan) upa%a #atuk #uruk) ede$a trakeal/&aringeal. Tu2uan

: +ersihan 2alan na&as ke$#ali nor$al

• 

Kriteria hasil : Me$pertahankan 2alan na&as pasien

• 

Mengeluarkan sekret tanpa #antuan 5nter*ensi 8 Ka2i &ungsi pernapasan 'ontoh 'ontoh : +un%i +un%i na&as) ke'epatan) ira$a) kedala$an dan  penggunaan otot aksesori 8

Gatat ke$a$puan untuk $engeluarkan $ukosa / #atuk e&ekti& : 'atat karakter)  2u$lah sputu$) adan%a e$optisis

8

+erikan pasien posisi se$i atau &owler tinggi. +antu pasien untuk #atuk dan latihan napas dala$

8

+ersihkan sekret dari $ulut dan trakea : penghisapan sesuai keperluan

8

Kola#orasi dengan ti$ $edis dala$ pe$#erian o#at8o#atan

 

.  7a 7ang nggu guan an pe pertu rtuka kara ran n ga gass #e #erh rhu# u#un unga gan n de deng ngan an #e #erk rkur uran angn gn%a %a ke kee&e e&ekt kti& i&an an  per$ukaan paru) atelektasis) kerusakan $e$#ran al*eolar kapiler) sekret %ang kental) ede$a #ron'hial. Tu2uan • 

: Pertukaran gas ke$#ali nor$al

Kriteria hasil : Per$ukaan paru ke$#ali e&ekti& 

• 

Penurunan dispneu

• 

++ $eningkat 5nter*ensi 8

Ka2i adan%a gangguan #un%i atau pola na&as

8

Tingkatkan tirah #aring/#atasi akti*itas

8

Kola#orasi : #erikan ta$#ahan oksigen %ang sesuai

3.  Per Peru#a u#ahan han ke#utu ke#utuhan han nutris nutrisi) i) kurang kurang dari dari ke#utu ke#utuhan han #erhu# #erhu#ung ungan an dengan dengan:: Kelelahan) Kelela han) +atuk %ang sering) sering) adan%a adan%a produksi produksi sputu$) sputu$) Dispnea) Dispnea) (noreksia) (noreksia) Penurunan ke$a$puan &inansial.

• 

Tu2uan : Ke#utuhan nutrisi ke$#ali terpenuhi Kriteria hasil : ++ $eningkat 5nter*ensi 8

Ka2i status nutrisi

8

Pastikan pola $akanan %ang #iasa klien sukai

8

Dorong klien untuk $akan sedikit tapi sering

8

Kola#orasi : ahli diit untuk ko$posisi diit

8

Kola#orasi : #erikan o#at antipiretik sesuai indikasi

DA+TAR PUSTAKA

1.  +runnerSuddarth) 00) +uku (2ar (2ar Keperawatan Medikal +edah) ?disi 1. akarta: Pener#it #uku kedokteran : ?7G .  Gro&ton) ohn. 00. Pedo$an penanggulangan T+) Wid%a Medika: akarta 3.  Departe$en Kesehatan. Repu#lik 5ndonesia. 00. Pedo$an 9asional Penanggulangan T+. akarta ".  Doenges) M? at. (ll.) 000) Ren'ana (suhan Keperawatan: Pedo$an !ntuk Peren'anaan dan Pendoku$entasian Perawatan) ?disi 555) Getakan 5) ?7G) akarta. 6.  Mans2oer) (ri&) (ri&) dkk. 000. Kapita Selekta Kedokteran edisi ketiga 2ilid 1. akarta: AK!5

Sponsor Documents

Hide

Forgot your password?

Or register your new account on INBA.INFO

Hide

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link to create a new password.

Back to log-in

Close